Apa itu skor Elo?
Sistem Elo berasal dari catur dan diadopsi Artificial Analysis untuk evaluasi model AI. Mekanismenya:
- Output dua model dibandingkan dalam evaluasi buta
- Juri (manusia atau AI) memilih output terbaik
- Skor Elo disesuaikan dinamis berdasarkan menang/kalah
Artinya skor Elo mencerminkan kekuatan relatif, bukan metrik absolut. 1269 berarti Seedance 2.0 menang jauh lebih sering dibanding model lain.
Peringkat saat ini (Februari 2026)
| Peringkat | Model | Skor Elo |
|---|---|---|
| 1 | Seedance 2.0 | 1269 |
| 2 | Google Veo 3 | 1241 |
| 3 | OpenAI Sora 2 | 1228 |
| 4 | Runway Gen-4.5 | 1205 |
| 5 | Kling 2.0 | 1198 |
Di mana Seedance 2.0 unggul?
1. Sinkronisasi audiovisual mengubah permainan
Dalam uji Elo buta, video dengan audio asli hampir selalu mengalahkan video tanpa suara. Seedance 2.0 adalah satu-satunya model mainstream yang konsisten menghasilkan audio-video berkualitas tinggi dan tersinkronisasi.
2. Konsistensi temporal panjang
Dalam output multishot 15 detik, Seedance 2.0 menjaga konsistensi karakter dan adegan jauh lebih baik daripada pesaing yang terbatas 4–8 detik. Dalam perbandingan Elo, «video mana yang terasa seperti karya utuh?» menjadi kriteria kunci.
3. Realisme fisik
Dalam prompt dengan gerakan, tabrakan, dan fluida, Seedance 2.0 memiliki win rate tertinggi. Juri sering melaporkan output «terlihat benar-benar difilmkan».
4. Presisi mengikuti instruksi
Dalam skenario prompt kompleks, Seedance 2.0 jarang «mengabaikan separuh instruksi».
Keterbatasan skor Elo
Perlu dicatat Elo tidak sempurna:
- Subjektivitas: evaluasi buta bergantung selera juri
- Bias prompt: set uji mungkin condong ke kekuatan model tertentu
- Tidak mencerminkan kecepatan/biaya: Elo hanya menilai kualitas
Makna industri
Seedance 2.0 memuncaki Elo menandai fase baru: fokus bergeser dari «siapa yang bisa generate video» ke «siapa yang bisa generate karya audiovisual utuh». Bagi developer dan kreator, generasi multimodal bersama adalah arah masa depan.